50+ Kata-Kata Soekarno | Quotes Bung Karo yang Bijak dan Mutiara

50+ Kata-Kata Soekarno | Quotes Bung Karo yang Bijak dan Mutiara

Kumpulan kata-kata Soekarno – Ir. Soekarno merupakan tokoh proklamator sekaligus presiden Indonesia pertama. Beliau dikenal sebagai seorang tokoh penting dalam sejarah Indonesia. Ada banyak kata-kata bijak Soekarno saat orasi dan pidato, termasuk juga quotes Soekarno tentang perjuangan, kemerdekaan, pemuda, pemimpin dan nasionalisme Indonesia.

Soekarno lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901. Nama lahirnya adalah Koesno Sosrodihardjo. Sejak usia muda beliau dikenal sering mengkuti organisasi dan sudah menunjukkan jiwa nasionalisme yang tinggi. Soekarno berjasa dalam kemerdekaan Indonesia dimana beliau lah yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan.

Ir. Soekarno dianugerahi gelar pahlawan proklamator bersama dengan Mohammad Hatta. Tidak hanya itu, Soekarno juga ditunjuk sebagai presiden pertama Indonesia. Beliau menjabat sebagai presiden Indonesia sejak tahun 1945 sampai tahun 1967.

Bung Karno kemudian wafat pada tanggal 21 Juni 1970 di usia yang ke 69 tahun. Sebagai tokoh bangsa, Soekarno dikenal berkat jiwa kepemimpinan, tingkat nasionalisme serta kemampuan orasi dan pidato yang ulung. Banyak kata-kata bijak Bung Karno dalam teks pidato yang ia orasikan.

Untuk itu di bawah ini akan dibagikan kumpulan kata-kata mutiara Soekarno lengkap. Kata-kata Ir Soekarno banyak bertemakan tentang perjuangan, nasionalisme, keberagaman serta cita-cita bangsa, namun ada juga kata-kata Soekarno tentang cinta, wanita, pemuda dan kepemimpinan.

quotes dan kata-kata soekarno

Kumpulan Kata-Kata Soekarno

Berikut adalah kumpulan kata-kata Soekarno tentang perjuangan, nasionalisme, kemerdekaan Indonesia, cita-cita bangsa dan negara selengkapnya, termasuk quotes Bung Karno saat orasi dan pidato.

Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.

Belajar tanpa berpikir itu tidaklah berguna, tapi berpikir tanpa belajar itu sangatlah berbahaya!

Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita.

Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.

Nasionalis yang sejati, yang nasionalismenya itu bukan timbul semata-mata suatu copy atau tiruan dari nasionalisme barat akan tetapi timbul dari rasa cinta akan manusia dan kemanusiaan.

Bangsa itu adalah suatu persatuan perangai yang terjadi dari persatuan hal-ikhwal yang telah dijalani oleh rakyat itu.

Nasionalisme itu ialah suatu itikad, suatu keinsyafan rakyat bahwa rakyat itu ada satu golongan, satu “bangsa”!

Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak.

Kemerdekaan hanyalah didapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad. Merdeka, merdeka atau mati!

Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Ini akan membuat dan mengubah siapa diri kita.

Barang siapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam.

Kalau perempuan itu baik, maka jayalah negara. Tetapi kalau perempuan itu buruk, maka runtuhlah negara.

Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya, jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya.

Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya.

Aku lebih suka lukisan samudra yang gelombangnya menggebu-gebu daripada lukisan sawah yang adem ayem tentram.

Menaklukkan ribuan manusia mungkin tidak disebut pemenang, tapi bisa menaklukkan diri sendiri disebut penakluk yang brilian!

Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat, dan bukan berada di atas rakyat.

Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.

Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya.

Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!

Bebek berjalan berbondong-bondong, akan tetapi burung elang terbang sendirian.

Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat dan aku penyambung lidah rakyat.

Itulah konsep nasionalisme yang didirikan Indonesia. Bukan orang Jawa, bukan orang Sumatera, bukan orang Kalimantan, Sulawesi, Bali atau lainnya, tapi orang Indonesia, yang bersama-sama menjadi fondasi satu kesatuan nasional.

Saya benci imperialisme. Saya membenci kolonialisme. Dan saya takut konsekuensi perjuangan terakhir mereka untuk hidup. Kami bertekad, bahwa bangsa kami, dan dunia secara keseluruhan, tidak akan menjadi tempat bermain dari satu sudut kecil dunia.

Kita hidup dalam dunia ketakutan. Kehidupan manusia saat ini berkarat dan terasa pahit karena ketakutan akan masa depan, takut akan bom hidrogen, takut akan ideologi. Mungkin ketakutan ini adalah bahaya yang lebih besar daripada bahaya itu sendiri, karena ketakutanlah yang mendorong manusia untuk bertindak bodoh untuk bertindak tanpa berpikir, untuk bertindak berbahaya.

Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.

Revolusi adalah sebuah simfoni kemenangan atas musuh dan diri sendiri.

Dimana perbudakan berada, di sana tidak ada kebebasan; dan dimana kebebasan berada, perbudakan pun tidak ada.

Tidak ada satu negara yang benar-benar hidup jika tidak ada seperti kuali yang mendidih dan terbakar, dan jika tidak ada benturan keyakinan di dalamnya.

Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup dimasa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali.

Bangunlah suatu dunia dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.

Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa yang lampau sangat berguna sebagai kaca benggala daripada masa yang akan datang.

Walaupun jembatan emas di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis.

Tuhan menciptakan bangsa untuk maju melawan kebohongan elit atas, hanya bangsanya sendiri yang mampu merubah nasib negerinya sendiri

Aku tinggalkan kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia, dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya.

Orang tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada sesama manusia. Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin.

Perjuangan-perjuangan membawa kesulitan-kesulitan. Perjuangan besar tidak hanya menuntut pengalaman tetapi juga menuntut keberanian

Tidak ada bangsa menjadi bangsa yang besar yang rakyatnya adalah kecil dan sempit dalam hati dan tindakan.

Apakah kelemahan kita adalah kurang percaya diri sebaga bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong.

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

Pengalaman adalah guru, adalah pedoman, adalah kemudi yang sangat berharga. Pengalaman yang tidak di perhatikan akan menghantam roboh kita sendiri.

Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.

Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya.

Semua manusia dilahirkan sama dan bahwa tiap manusia itu di beri oleh Tuhan beberapa hak yang tak dapat dirampas, yaitu hak hidup, hak kebebasan, dan hak mengejar kebahagiaan.

Apakah kita mau Indonesia merdeka, yang kaum Kapitalnya merajalela ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang dan pangan?

Gemah ripah loh jinawi, tata tentram kerta raharja, para kawula iyeg rumagang ing gawe, tebih saking laku cengengilan adoh saking juti.

Siapa yang menentang gelombang lautan, ia akan lenyap, binasa oleh datangnya tenaga lautan itu sendiri.

Nah itulah kumpulan kata-kata Soekarno yang bijak dan mutiara tentang perjuangan dan kemerdekaan. Memang ada banyak quotes-quotes Soekarno yang terkenal dan mendunia serta bisa bikin semangat jiwa nasionalisme bertambah. Sebagai tokoh proklamator, kata-kata Bung Karno saat pidato sangat ikonik dan bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia sampai sekarang.

Tinggalkan komentar