65+ Kata-Kata Anak Rantau yang Bijak, Mutiara, Lucu & Sedih [Lengkap]

65+ Kata-Kata Anak Rantau yang Bijak, Mutiara, Lucu & Sedih [Lengkap]

Kumpulan kata-kata anak rantau – Tidak mudah menjadi anak rantau yang mengadu nasib di tanah perantauan. Jauh dari kampung halaman, tentu anak rantau rindu dan kangen dengan orang tua di kampung halaman. Nah kali ini akan dibahas kumpulan kata-kata anak rantauan, baik kata-kata bijak, sedih, lucu dan mutiara tentang anak rantau.

Menjalani hidup di tanah rantau memang sulit. Kita harus bisa beradaptasi dengan budaya dan lingkungan yang baru. Umumnya anak rantau berasal dari luar Jawa yang merantau ke kota-kota besar Jawa. Biasanya anak rantau adalah mahasiswa yang menuntut ilmu di universitas dan perguruan tinggi.

Selain itu, anak rantau juga bisa karena bekerja atau keperluan lain. Apapun tujuan merantau tentu untuk mencari ilmu atau mencari nafkah demi terwujudnya kesuksesan. Memang agak sedih jika jauh dari ibu, ayah, pacar atau teman-teman di rumah, namun demi mimpi dan cita-cita, anak rantau selalu berusaha sekuat tenaga.

Untuk itu kali ini kami akan bagikan kumpulan kata-kata anak perantau berupa quotes dan caption bijak yang bisa jadi caption foto di Instagram dan sosial media lain. Quotes berikut terdiri dari kata-kata anak rantau yang bijak, mutiara, lucu, keren, bagus dan sedih untuk orang tua dan kampung halaman.

(baca juga kata-kata senja)

kata-kata anak rantau untuk orang tua

Kata-Kata Anak Rantauan

Berikut merupakan kumpulan kata-kata anak rantau, baik kata-kata mutiara anak rantau, kata-kata anak rantau sedih serta kata-kata lucu anak perantauan selengkapnya.

Kata-Kata Bijak Anak Rantau

“Kami anak rantau harus selalu bilang sehat walaupun sakit, kenapa? Agar keluarga kami tidak sedih”

“Merantaulah, orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan hidup di negeri asing (di negeri orang)”

“Saya kerja keras karena saya sadar saya bukan penikmat harta orang tua”

“Merantau itu ibarat berpetualang, tidak pernah menginjak tanah yang sama kecuali kampung halaman”

“Dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, sebagai perantau saya selalu menghormati adat dan istiadat sekitar”
“Bila engkau ingin tahu makna penderitaan, nikahilah anak rantau”

“Harus tetap semangat, anak rantau dilarang galau. Pantang pulang sebelum sukses”

“Jangan bangga atas apa yang sudah diberikan oleh orang tuamu padamu. Banggalah atas apa yang bisa kau berikan pada orang tuamu”

“Bermimpilah dan kerjalah cita-citamu meski di tanah perantauan”

“Kami mungkin punya mental yang jauh lebih kuat dibanding anak yang masih tinggal bersama orang tua. Setiap permasalahan yang ada kami hadapi dengan sendiri dan mandiri”

“Saat mereka bilang mimpi kita terlalu besar. Bilang sama mereka pengetahuan anda kurang luas”

“Jadilah kamu di dunia ini seperti seorang pengembara atau perantau di jalanan”

“Setiap kesepian yang datang kami lawan dengan ketegaran yang hebat. Bila rindu mengetuk hati, kadang hanya tangis yang kami tahan setiap malam”

“Merantaulah, agar kamu tahu apa sebenarnya yang dimaksud hidup sendiri”

“Berjalan ke depan jangan berpaling ke belakang, yang sudah berlalu biarlah berlalu, hadapilah orang yang akan datang”

“Demi keluarga dan demi cita cita saya maka akan saya kerjakan dengan sepenuh hati”

“Biarkan orang meremehkanmu, tapi jangan pernah kau meremehkan dirimu sendiri”

“Karena anak rantau tidak mengenal kata lelah dan kata menyerah”

“Demi mimpi, jangan pernah bergenti di tengah jalan. Terus gapai mimpimu meski harus merantau jauh ke tanah seberang.”

“Hidup di tanah rantau tak semudah yg kau bayangkan kawan”

“Di dalam hati dan juga langkah kakiku tercipta sebuah impian untuk mewujudkan harapan dari orang yang menanti diriku”

“Merantau akan memberikanmu banyak pengalaman hidup. Pergilah sejauh mungkin, tapi jangan sampai lupa pulang”

“Tiap langkah kakiku berpijak ada sebuah harapan yang ditanam oleh orang-orang yang sangat mencintai dan merindukan diriku ini, oleh sebab itu saya tidak boleh gagal”
“Alam semesta ini penuh kejutan. Coba kau amati dan renungkan. Ambil pelajaran dari semuanya. Itulah yang disebut oleh orang-orang tua kita di kampung halaman”

“Hidupku di tanah rantau tak akan ku hentikan sebelum harapanku terpenuhi dan cita-citaku terwujud”

Kata-Kata Sedih Anak Rantau

“Merantaulah nak, agar kamu tau betapa perihnya hidup yang kamu jalani. Di saat kamu butuh makan, di saat kamu kehabisan uang, semuanya terasa berat dan hanya anak-anak perantau yang tahu jawabannya”

“Jangan berhenti di tengah jalan, demi orang tuamu dan demi impianmu”

“Mungkin saya sedang jauh dari orang tua dan keluarga namun dengan doa semuanya terasa dekat dan sangat bersahaja”

“Kemana pun kamu akan pergi, jangan lupa untuk kembali ke rumah nak”

“Beruntunglah kalian yang setiap hari masih bisa menikmati masakan seorang Ibu. Karena kami anak perantau yang merindukan akan hal itu.”

“Merantaulah, maka engkau akan mengerti alasan kenapa kau harus kembali”

“Ibu, doakan aku di setiap sujudmu, agar aku bisa jadi orang sukses”

“Kamu akan selalu punya tempar untuk pulang, punya rindu yang harus dituntaskan dan punya agenda untuk menghabiskan liburan”

“Demi orang tua di rumah, aku akan berusaha sekeras mungkin agar menjadi sukses”

“Merantau bukanlah perkara sederhana. Jauh dari orang tua adalah hal yang sangat menyiksa. Namun berbahagialah mereka, semakin jauh dari orang tua, hati mereka justru semakin dekat di sisinya”

“Maafkan aku Ibu meninggalkanmu di kampung halaman. Aku berjanji akan kembali dengan segudang prestasi”

“Merantaulah, maka engkau akan tahu betapa berharganya waktu bersama keluarga”

“Saat aku jauh dari Ibu, aku sangat butuh suaramu dan kasih sayangmu untukku ibu”

“Meski jauh dari orang tua, kita punya hak untuk usaha, kita punya hak untuk berjuang dan kita punya hak untuk sukses”

“Ku rindu dirimu pujaan hatiku di kampung halaman. Aku akan pulang untukmu sayang, takkan lelah hatiku tuk mengejar mimpiku”

“Ibu, walaupun kita berjauhan. Aku berjanji sekuat tenaga akan membahagiakanmu. Doa di setiap sujudmu selalu menyertai setiap langkahku menuju kesuksesan itu”

Kata-Kata Anak Rantau Lucu

“Seenak-enaknya makanan yang ada di tanah perantauan, tetap lebih enak masakan buatan ibu di rumah”

“Menikahlah dengan anak rantau. Anak rantau itu kuat mental, kuat fisik dan tahan banting”

“Di perantauan sungkan pulang, di rumah enggan berangkat lagi”

“Apa persamaan anak rantau dan TKI? Sama-sama ingin kembali ke rumah”

“Tidak ada yang membangunkanmu saat pagi atau menyuapimu makan di tanah perantauan. Kau harus melakukan semuanya sendiri kawan:

“Salah satu masalah anak rantau adalah ketika diajak berbicara bahasa daerah di tanah perantauan”

“Anak rantau biasanya cantik-cantik dan ganteng-ganteng”

“Tidak semua anak rantau tegar, beberapa juga ada yang kangen rumah”

“Kalau ketemu anak rantau, ajak bicara bahasa Indonesia, biar sama-sama paham”

“Merantaulah! Maka kau akan tahu betapa mahalnya tiket pulang”

Nah itulah kumpulan kata-kata tentang anak rantau untuk orang tua dan kampung halaman. Kumpulan quotes anak rantau tersebut tentu cocok bagi mahasiswa atau anak rantau yang berada di tanah perantauan yang jauh dari kampung halaman. Kamu juga bisa menggunakan caption tentang anak rantau tersebut dalam postingan sosial mediamu juga. Sekian kumpulan kata-kata anak rantau kali ini.

Tinggalkan komentar